Bekasi, 25 September 2025, lemtvbekasi.id — Ribuan buruh yang tergabung dalam Aliansi Buruh Bekasi Melawan (BBM) dan Aliansi Pekerja dan Rakyat (PERAK) menggelar Aksi Damai di depan kantor Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bekasi hari ini. Aksi ini merupakan unjuk rasa untuk menyampaikan aspirasi dan tuntutan para pekerja kepada pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi.
 
Tuntutan utama yang disuarakan oleh para Buruh meliputi:
 1. Kenaikan Upah Minimum Kabupaten (UMK) dan Upah Minimum Sektoral Kabupaten (UMSK) sebesar 15% untuk tahun 2026.
 2. Penghapusan Praktik perbudakan kerja seperti program Pemagangan dan Outsourcing yang dianggap merugikan Buruh.
 3. Pembentukan Kantor Pengawasan Ketenagakerjaan (PHI) di Kabupaten Bekasi untuk memastikan hak-hak buruh terlindungi.
 4. Pengembalian cakupan jaminan kesehatan bagi buruh yang telah dipotong, serta penyelesaian masalah jaminan kesehatan untuk pekerja non-formal.
 5. Pemotongan tunjangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk dialokasikan ke Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dan Ketenagakerjaan bagi pekerja Non-formal.
 
 
Diawali dengan melakukan Long March oleh beberpa Federasi besar Setikat Pekerja yang tergabung dalam Aliansi BBM salah satunya yaitu FSP LEM SPSI di daerah kawasan Deltamas. Berjalan bersama menuju kawasan kantor Pemerintahan Daerah Kabupaten Bekasi.
 
Aksi yang berlangsung dengan tertib ini menunjukkan kolaborasi yang harmonis antara Peserta Aksi dan pihak keamanan. Pihak kepolisian menyambut para Peserta Aksi dengan baik, bahkan membagikan air mineral sebagai bentuk kepedulian. Para buruh pun disambut untuk masuk ke dalam area kantor bupati guna berdiskusi langsung.
 
Dalam sebuah Momen Penting, Bupati ADE KUSWARA KUNANG,S.H dan Wakil Bupati dr. ASEP SURYA ATMAJA Kabupaten Bekasi terlihat naik ke atas Mobil Komando (MOKOM) untuk menyambut kehadiran para buruh. Mereka mendengarkan langsung tuntutan yang disampaikan Para Buruh dan menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk menanggapi Aspirasi buruh. Pihak pemerintah berjanji akan membahas tuntutan tersebut dengan serius dan mencari solusi yang terbaik. Dialog yang terjalin antara pemerintah daerah dan perwakilan buruh berjalan dengan harmonis dan konstruktif, menunjukkan komitmen kedua belah pihak untuk mencapai kesepakatan yang adil khususnya Perusahaan dan Buruh di dalam Pemerintahan kabupaten Bekasi.
 
 _"Saya Menerima Aspirasi kawan-kawan Buruh, terima kasih atas Aspirasinya karena kami telah di ingatkan dan kami pemerintah kabupaten Bekasi berupaya semaximal mungkin. Untuk terus mencari solusi terbaik untuk kesejahteraan buruh, Pengusaha, dan Kemajuan kabupaten Bekasi"_ . Ujar Bupati di atas Mokom.
 
Setelah sambutannya di tutup Bupati dan Wakil Bupati mengajak seluruh masa Aksi untuk Berkonvoi mengelilingi Kawasan Deltamas dan Pemda Kabupaten Bekasi.
Aksi ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi penyelesaian masalah ketenagakerjaan di Indonesia, dimana Dialog dan Kolaborasi antara Buruh dan Pemerintah menjadi harapan untuk menciptakan keadilan yang se Adil-adilnya.