PUK SPLEM SPSI PT. Hitachi Construction Machinery Indonesia Gelar Pelatihan Sejarah Pergerakan Buruh, Manajemen Konflik, dan Public Speaking...
PUK SPLEM SPSI PT. Hitachi Construction Machinery Indonesia menggelar pelatihan BAKOR (Badan Koordinator) di alam terbuka pada Sabtu–Minggu, 27–28 September 2025, bertempat di Bumi Perkemahan Karang Kitri, Bojongmangu, Kabupaten Bekasi. Kegiatan ini diiku
Bekasi, 29 September 2025, lemtvbekasi.id – PUK SPLEM SPSI PT. Hitachi Construction Machinery Indonesia menggelar pelatihan BAKOR (Badan Koordinator) di alam terbuka pada Sabtu–Minggu, 27–28 September 2025, bertempat di Bumi Perkemahan Karang Kitri, Bojongmangu, Kabupaten Bekasi. Kegiatan ini diikuti oleh kader muda dari berbagai section di bawah naungan PUK SPLEM SPSI PT. Hitachi Construction Machinery Indonesia dengan mengusung tema “Mentality Stronger”.
Materi yang disajikan dalam pelatihan cukup beragam, mulai dari Sejarah Pergerakan Buruh dari Masa ke Masa, Manajemen Konflik, Membangun Mental, Karakter, dan Jiwa yang Merdeka, hingga Public Speaking dan Orasi. Tidak hanya teori, kegiatan ini juga disertai jurit malam serta renungan malam. Dalam jurit malam, peserta diuji melalui pos-pos tantangan untuk menanamkan keberanian, integritas, dan solidaritas. Sedangkan dalam renungan malam, peserta diajak merefleksikan perjuangan para buruh terdahulu sekaligus memaknai peran mereka sebagai generasi penerus.
Ketua PUK, Bung Kartono, menegaskan bahwa pelatihan ini menjadi sarana strategis untuk memperkuat kesadaran sejarah sekaligus melatih keterampilan praktis kader serikat. “Buruh harus paham sejarah gerakannya, memiliki mental kuat, berkarakter, dan jiwa merdeka, serta berani berbicara di depan publik. Semua tempat adalah sekolah, semua orang adalah guru. Karena belajar tidak harus di tempat mahal,” ujarnya.
Pelatihan ini juga mendapat dukungan dari NGO LION Indonesia. Perwakilan LION, Bung Samsuri, menekankan pentingnya penguatan kapasitas buruh. “Kami percaya, buruh yang kuat dan berkarakter adalah kunci perubahan sosial. Karena itu kami hadir untuk mendukung kaderisasi serikat pekerja,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPC FSPLEM SPSI Kabupaten/Kota Bekasi, Bung Hadi Maryono, S.H., menilai kegiatan ini sebagai momentum penting untuk menumbuhkan militansi dan solidaritas. “Gerakan buruh membutuhkan generasi yang siap menghadapi konflik dengan kepala dingin. Itu hanya bisa dicapai dengan pemahaman sejarah, mentalitas kuat, serta keberanian bersuara,” katanya.
Kegiatan ditutup dengan simulasi orasi dan refleksi bersama. Para peserta menyimpulkan bahwa perjuangan buruh tidak hanya membutuhkan ilmu dan keterampilan, tetapi juga karakter dan spiritualitas yang menyatu dalam setiap langkah memperjuangkan keadilan.
0 Komentar