Konsolidasi Persiapan Seminar Nasional 2025 Digelar di Bekasi...
Bertempat di RM. Saung Wulan, DPC FSP LEM SPSI Kabupaten/Kota Bekasi menggelar agenda Konsolidasi Persiapan Seminar Nasional 2025. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh PUK se-Kabupaten/Kota Bekasi dengan suasana penuh kebersamaan dan komitmen untuk menyukse
Bekasi, 16 September 2025, lemtvbekasi.id – Bertempat di RM. Saung Wulan, DPC FSP LEM SPSI Kabupaten/Kota Bekasi menggelar agenda Konsolidasi Persiapan Seminar Nasional 2025. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh PUK se-Kabupaten/Kota Bekasi dengan suasana penuh kebersamaan dan komitmen untuk menyukseskan agenda nasional tersebut.
Hadir dalam kegiatan ini, Ketua DPC FSP LEM SPSI Kabupaten/Kota Bekasi Hadi Maryono, SH. beserta jajaran, Ketua DPD FSP LEM SPSI Jawa Barat Ir. M. Sidarta, Supriyadi, SH. (DPD), serta perwakilan dari DPP, yakni Ahmad Jazuli, S.ST., M.M.
Dalam konsolidasi tersebut dibahas persiapan Seminar Nasional yang akan diselenggarakan oleh DPD FSP LEM SPSI Jawa Barat pada 3–4 Oktober 2025 mendatang di Grand Hotel Travelo, Bekasi. Seminar ini akan melibatkan berbagai stakeholder, mulai dari buruh, pengusaha, akademisi, hingga pemerintah.
Adapun narasumber utama yang akan hadir antara lain:
- Bob Azam (Wakil Ketua APINDO) – unsur pengusaha,
- M. Rizal Taufik (Akademisi/Ekspert) – unsur akademisi,
- Jumhur Hidayat (Ketua DPP KSPSI) – unsur serikat pekerja,
- Menteri Ketenagakerjaan serta Menteri Perindustrian – unsur pemerintah.
Seminar ini diharapkan menjadi wadah ilmiah untuk:
- Mengkaji akar penyebab kelesuan industri manufaktur berbasis indikator makro seperti PMI dan indeks utilisasi kapasitas,
- Menelaah dampaknya terhadap ketenagakerjaan dengan pendekatan kuantitatif,
- Merumuskan strategi responsif dalam regulasi, manajemen SDM, serta transformasi industri berbasis inovasi dan keberlanjutan.
Dalam kesempatan itu, beberapa tokoh menyampaikan pandangan pentingnya agenda ini:
M. Sidarta menegaskan, “Bahwa ini adalah langkah perangkat organisasi untuk merespon keluhan dari anggota terkait maraknya efisiensi yang berdampak pada banyaknya PHK karyawan.”
Supriyadi menambahkan, “Seminar ini nanti akan membahas tentang PMI (Purchasing Manager Index) sebagai salah satu tolak ukur produktivitas di perusahaan.”
Ahmad Jazuli menilai, “Seminar ini adalah kebutuhan bersama secara luas; kebutuhan serikat pekerja, pengusaha, dan juga pemerintah.”
Hadi Maryono menutup dengan ajakan, “Mari kita sukseskan dan hadir secara langsung bersama-sama. Agenda ini nanti juga akan dihadiri perwakilan perusahaan tempat kawan-kawan bekerja, agar kita semua tahu bahwa ini adalah tanggung jawab bersama.”
Untuk kelancaran acara, sistem undangan dan registrasi akan menggunakan QR Code yang terhubung langsung dengan website resmi panitia, sehingga lebih praktis dan terdata secara digital.
0 Komentar